DPRD MELANGSUNGKAN RAPUR PENUTUPAN MASA SIDANG KETIGA TAHUN 2019-2020

DPRD Kabupaten Kulon Progo melangsungkan acara rapat paripurna (rapur) internal Penutupan Masa Sidang III tahun sidang 2019 – 2020 pada Selasa (01/09/2020). Ketua DPRD, Akhid Nuryati SE dalam sambutan rapat paripurna menyampaikan beberapa hal sebagai refleksi terhadap kinerja DPRD Kabupaten Kulon Progo sejak pembukaan masa sidang ketiga yang dibuka pada 13 Mei 2020 diantaranya:

Untuk penandatanganan Keputusan Bersama terhadap Raperda yang telah dilaksanakan yaitu penandatanganan Keputusan Bersama terhadap raperda tentang:

  1. Lurah
  2. Administrasi Pertanahan
  3. Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Binangun
  4. Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Binangun

Adapun produk hukum yang telah ditetapkan dalam bentuk Keputusan DPRD antara lain:

  1. Perubahan atas Keputusan DPRD Kabupaten Kulon Progo Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pokok-Pokok Pikiran DPRD tahun 2020
  2. Perubahan atas Keputusan DPRD Kabupaten Kulon Progo Nomor 37 Tahun 2019 tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2020

Disamping itu DPRD bersama dengan Bupati juga telah menandatangani Nota Kesepakatan Bersama tentang Perubahan KUA dan Perubahan PPAS tahun 2020

DPRD telah banyak melakukan kegiatan seperti rapat-rapat komisi, rapat fraksi, rapat konsultasi, dan rapat-rapat kerja dengan eksekutif. DPRD juga melaksanakan pemantauan pelaksanaan pemerintahan, konsultasi dan koordinasi dalam daerah dan luar daerah, menerima tamu dari luar daerah, serta menanggapi audiensi dari LSM maupun warga masyarakat. Untuk kegiatan konsultasi dan koordinasi luar daerah termasuk menerima tamu dari luar daerah dibatasi dan mengikuti protokol kesehatan sejak mewabahnya virus Covid 19. Audiensi juga dilakukan dengan pembatasan baik jumlah peserta maupun waktunya.

Sebagai penutup, Ketua DPRD menyampaikan bahwa setelah rapur ini DPRD menjalankan reses pada Rabu tanggal 2 September 2020. Namun dengan kondisi saat ini pelaksanaan reses tetap memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan, tentu dengan tidak mengurangi esensi Anggota DPRD dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. (YA2020)