Dewan Dorong Pengembangan BUMD

DPRD Kabupaten Kulonprogo mendorong eksekutif untuk terus melakukan pengembangan empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada. Sebab, kemajuan BUMD akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian daerah. Selain meningkatkan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat.

Demikian dikatakan wakil ketua I DPRD Kulonprogo H Ponimin Budi Hartono SE saat menerima studi banding Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Senin (18/3) di ruang Nakula gedung DPRD setempat. Studi banding bermaterikan tentang peningkatan BUMD dan UMKM.

Saat ini, tambah Ponimin, BUMD di Kulonprogo memiliki potensi pengembangan usaha yang cukup besar berkat adanya bandara NYIA. Pembangunan bandara baru, kata dia, memberikan kesempatan yang lebih besar kepada badan usaha di Kulonprogo, termasuk BUMD, untuk melakukan ekspansi usaha. Karena keberadaan bandara baru akan memunculkan pasar yang lebih luas.

“Dengan adanya penambahan penyertaan modal dari pemkab kepada PT Selo Adikarto dan PD BPR Bank Pasar kami berharap akan mendorong kemajuan bagi kedua BUMD tersebut. Antara lain dengan mengambil kesempatan dari beroperasinya bandara baru. Meskipun modalnya masih relatif kecil tetapi harus berani bersaing dengan yang lain,” katanya.