Taman Bacaan Masyarakat perlu Dana dari Pemda

Selama ini Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang ada di Kabupaten Kulonprogo dalam mencukupi segala keperluan baik berupa buku maupun untuk dana operasional masih mengandalkan aliran dana dari Pemerintah Pusat, dikarenakan Pemda Kulonprogo belum mengalokasikan dana anggaran bagi TBM.

Demikian dikatakan oleh Bambang Sulistiyanto warga Temon Wetan  Kecamatan Temon saat penjaringan aspirasi masyarakat oleh anggota DPRD Kulonprogo Muhtarom Asrori, Jumat (23/1) malam di rumah  Muh Farid Temon Wetan. Penjaringan aspirasi dihadiri sekitar 40 tokoh masyarakat Kecamatan Temon.

Menurut Bambang, yang juga menjadi Pengurus Forum TBM di bawah naungan Dinas Pendidikan, TBM bukan saja penting, tapi sangat diperlukan oleh masyarakat. Forum TBM, kata Bambang sebagai koordinator yang mengampu kegiatan- kegiatan TBM. TBM adalah sumber informasi bagi masyarakat, baik masyarakat menengah keatas maupun masyarakat menengah kebawah. Kelompok masyarakat tersebut perlu terus dibina dan dikembangkan kearah terbentuknya masyarakat informasi atau masyarakat yang cerdas. Namun demikian, demi keberlangsungan dan perkembangan TBM perlu adanya pendanaan, tandas Bambang.

Aliran dana dari Pemerintah Pusat sudah di dapat. Dana tersebut untuk biaya  operasinal dan pembelian buku bagi 26 TBM yang ada di Kulonprogo belum mencukupi secara merata,  tutur Bambang.

Oleh sebab itu, Bambang minta anggota DPRD memperjuangkan agar Pemkab mengalokasikan dana  bagi TBM mengingat TBM  sangat efektif, efisien dan dapat dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat. Tidak sedikit manfaat yang diperoleh masyarakat akan adanya TBM, karena TBM tidak hanya menyajikan buku-buku yang bebas dibaca melainkan menyajikan segala sesuatu yang bersifat edukatif selain itu  TBM juga mendukung gerakan pemberantasan buta aksara, membantu mempercepat tumbuhnya aksarawan baru sekaligus memelihara dan meningkatkan kemampuan baca tulis bagi masyarakat.

 

Menanggapi hal tersebut, Muhtarom Asrori akan mengusulkan aspirasi warga kepada Pemkab agar pendanaan bagi TBM menjadi prioritas untuk dianggarkan dalam APBD.