Rapat Paripurna Digelar, Bahas 2 Raperda

Pengasih, DPRD Kabupaten Kulon Progo menggelar rapat Paripurna dengan agenda Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pengendalian Penduduk dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah di Ruang Rapat Kresna (Paripurna DPRD) Kabupaten Kulon Progo pada Rabu (24/04/24)

Pada rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo  Akhid Nuryati, SE.. Usulan yang pertama adalah Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pengendalian Penduduk disampaikan oleh Nasib Wardoyo, S.Pd selaku Juru bicara dari Komisi I DPRD Kabupaten Kulon Progo.

Adapun tujuan pengaturan mengenai Pengendalian Penduduk adalah : 

  1. Terciptanya Stabilitas Penduduk, dimana dalam pengendalian penduduk Kabupaten Kulon Progo meliputi tiga aspek, yaitu fertilitas, mortalitas, dan mobilitas. 
  2. Adanya Dukungan Sistem Informasi, yang berguna untuk mendukung pelaksanaan pengendalian penduduk dengan menyediakan database kependudukan dan berbagai keperluan administrasi bagi pencapaian stabilitas pertumbuhan penduduk. 
  3. Peningkatan Peran Serta Masyarakat, dalam proses pengendalian penduduk adalah tanggung jawab bersama sehingga dalam implementasinya melibatkan semua lapisan masyarakat.
  4. Optimalnya Pembinaan, Pengawasan dan Evaluasi berkaitan dengan adanya proses pembinaan oleh Pemerintah Provinsi yaitu Gubernur dan dalam proses pengawasan dan evaluasi yang dilakukan oleh perangkat daerah provinsi.

“Raperda tersebut dan telah dilakukan pengkajian oleh Bapemperda bersama Perangkat Daerah dan pihak-pihak terkait. Raperda tersebut dinyatakan layak menjadi Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Kulon Progo, untuk memenuhi kebutuhan hukum saat ini.” Ungkap Nasib

Sedangkan untuk usulan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah disampaikan langsung oleh Nur Eni Rahayu, SE. selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kulon Progo. 

Adapun tujuan pengaturan mengenai Pengelolaan Sampah adalah : 

  1. mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih dari Sampah;
  2. menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup dan menjaga kesehatat Masyarakat;
  3. meningkatkan peran serta Masyarakat dan produsen untuk secara aktif mengurangi dan/atau menangani sampah yang berwawasan lingkungan;
  4. menjadikan Sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomis; dan mewujudkan kinerja pelayanan Sampah yang efektif dan efisien.