Bela Beli Kulon Progo, Program Bupati memilih produk lokal

Selasa, 13 Februari 2018 03:34:12 - Oleh : Humas

Program “Bela Beli Kulon Progo”  yang diluncurkan Bupati-Wakil Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo  pada awal tahun 2013, merupakan program unggulan untuk memilih produk-produk lokal di Kulon Progo. Hal itu disampaikan Wakil DPRD Kulon Progo, H. Ponimin, pada saat menerima studi banding DPRD Kota Kediri, Badan Anggaran DPRD Kota Magelang, dan Komisi A DPRD Kabupaten Semarang, di Ruang Kresna DPRD Kulon Progo, Senin (12/2).

“Program yang bertujuan untuk meningkat kesejahteraan masyarakat Kulon Progo untuk mengejar ketertinggalan dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi daya tarik buat kami untuk diterapkan di wilayah Kota Magelang’ demikian disampaikan Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno, dalam sambutannya.

Sementara Ketua DPRD Kota Kediri, Kholifi Yunon, mengutarakan ketertarikannya pada program Toko Milik Rakyat (ToMiRa). “hal ini menjadi perhatian kami seiring menjaringnya pasar modern berjejaring di wilayah kami’ imbuh, Kholifi Yunon. 

H. Ponimin menjelaskan Program yang juga menjadi unggulan Bupati Hasto Wardoyo merupakan pengintegrasian pasar modern dengan pasar tradisonal. Program ini diwujudkan dengan penerbitan Perda No. 11 Tahun 2011 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional Serta Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern di Kabupaten Kulon Progo. Dalam Perda itu menetapkan, toko modern yang berstatus jejaring dan waralaba serta berjarak kurang dari 1.000 m dengan pasar tradisional dikenai sanksi penutupan. Selain itu, dimunculkan kesepakatan untuk melakukan kerjasama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bersifat kemitraan dengan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dengan kesediaan toko modern untuk menjual produk-produk lokal. “Meski sempat menimbulkan pro kontra, akhirnya toko-toko modern berjejaring mau untuk mendukung kebijakan tersebut” imbuhnya.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak