FPDIP Minta PDAM ‘Tirta Binangun’ Optimalkan Pelayanan

Sabtu, 17 September 2016 09:11:12 - Oleh : Humas Setwan

Aji Pangaribawa ST

KOMISI III SUPORT BPBD MILIKI ALAT BERAT

KOMISI II DORONG BUKA JALUR IRIGASI BARU

PEGAWAI NON PNS SEKRETARIAT DPRD YANG DITERIMA

Bodronoyo Minta Revisi Perda Pengisian Perangkat Desa

Dewan Minta Pemkab Perbaiki Sitem Pertambangan

Fraksi PDIP DPRD Kulonprogo minta agar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ‘Tirta BInangun’ terus berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Antara lain, dengan memperluas layanan di wilayah yang sudah terjangkau infrastruktur serta peningkatan kualitas dan kuantitas air bersih.

Permintaan itu disampaikan ketua FPDIP Aji Pangaribawa, saat menyampaikan pamandangan umum fraksi dalam rapat paripurna (rapur) DPRD, Kamis (15/9) di gedung Dewan setempat. Rapur yang beragendakan penyampaian raperda tentang penyertaan modal Pemda kepada PDAM ‘Tirta Binangun’ Kulonprogo itu dipimpin ketua DPRD Akhid Nuryati. Dalam kesempatan tersebut hadir Pj Bupati Budi Antono serta segenap kepala SKPD di lingkungan Pemkab. 

Kebutuhan air bersih, tambah Aji, harus segera dipenuhi oleh Pemkab melalui PDAM ‘Tirta Binangun’. Dengan mengupayakan kecukupan secara menyeluruh dan berkualitas, dengan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Senada dengan Aji, juru bicara Fraksi PAN Risman Susandi menyetakan, untuk mengoptimalkan layanan PDAM ‘Tirta Binagun’ perlu dilakukan prigram terobosan berupa kerja sama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam bentuk program hibah air minum dengan dana APBN.

“Dengan dilakukannnya penyertaan modal sebagai tindak lanjut dari program tersebut diharapkan dapat meningkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan yang diprioritaskan bagi masyarakat berpenghjasilan rendah dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” imbuh Risman.

Dalam penegnatarnya, Budi Antono mengatakan, pelayanan PDAM ditujukan untuk memenuhi hajat hidup orang banyak, salah satunya dalam hal sambungan rumah. Fungsi lainnya, kata dia, ikut serta dalam penyehatan masyarakat dalam penyediaan air minum sehingga perlu dilakukan peningkatan cakupan pelayanan di wilayah  Kulonprogo.   

“Dengan dilakukannya penyertaan modal diharapkan dapat menigkatkan layanan air minum perpipaan yang diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” pungkas Budi.

 

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak