Jangan Latah dalam Membangun Obyek Wisata

Senin, 5 September 2016 08:28:07 - Oleh : Humas Setwan

dr Hasto Wardoyo menyampaikan materi tentang pengembangan destinasi wisata Kulonprogo

Bodronoyo Minta Revisi Perda Pengisian Perangkat Desa

Dewan Minta Pemkab Perbaiki Sitem Pertambangan

Empat Politisi Sementara Menanggalkan Baju Partai

Sekretariat DPRD Kabupaten Madiun Cari Referensi

Jembatan Ambles Dewan Minta Segera Diperbaiki

Mantan Bupati Kulonprogo yang baru sekitar dua minggu habis masa jabatannya dr H Hasto Wardoyo SpOG (K) berharap agar masyarakat tidak latah untuk membangun obyek wisata. Harus diperhitungkan benar prospek pengembangan destinasinya. Kalau potensinya terbatas tidak perlu dipaksakan untuk dibangun.

Harapan itu disampaikan Hasto saat menjadi pembicara dalam diskusi publik Penggalian Potensi Destinasi Pariwisata Kulonprogo yang digelar DPD PAD Kulonprogo, Minggu (4/9) di gedung DPRD setempat. Selain Hasto, pembicara lain adalah mantan Wabup Sutegjo dan kepala Dinas Parpora Krissutanto. Diskusi dikuti sekitar 100 pelaku dan pemerhati pariwisata dari seluruh wilayah Kulonprogo.

Saat ini, tambah Hasto, masyarakat cenderung latah untuk mengembangkan obyek wisata. Mereka terinspirasi beberapa destinasi yang telah berhasil dan dikunjungi banyak orang. tempat-tempat biasa atau goa kecil-kecil pun diusulkan dan dipromosikan sebagai obyek wisata.  

“Lebih baik masyarakat bersikap rasional untuk mencari destinasi alternatif. Antara lain dengan mengembangkan obyek pendukung bagi destinasi yang sudah berhasil,” katanya.

Hasto mencontohkan, obyek wisata Kalibiru sudah banyak pengunjungnya. Namun di tempat tersebut belum ada rumah makan yang besar. Warga Sendangsari bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan membangun rumah makan yang representatif. Sehingga antara Kalibiru dan Sendangsari bisa saling mendukung dalam pengembangan wisata, lanjut Hasto.

Sedangkan Sutedjo menghimbau agar dalam pengembangan destinasi wisata, masyarakat mengedepankan kearifan lokal (local wishdom) serta karanteristik masing-masing wilayah. Hal itu, kata dia, akan memperkuat daya tarik destinasi yang dikembangkan.

Menurut ketua DPD PAN Kulonprogo Ponimin Budi Hartono, diskusi publik yang digelar dalam rangka HUT ke-18 partai berlambang matahari terbit tersebut bertujuan untuk mendorong pengembangan pariwisata Kulonprogo guna menyongsong pembangunan bandara. Pembangunan bandara, kata dia akan berdampak cukup besar dalam peningkatan perekonomian masyarakat di berbagai sektor. Termasuk sektor pariwisata.

“Potensi pariwisata Kulonprogo sangat prospektif untuk dikembangkan. Untuk mengembangkannya perlu komitmen dan sinergi dari semua pihak baik pemerintah, pelaku wisata maupun masyarakat. PAN akan menjembatani agar sinergi pemerintah dan masyarakat bisa terbangun secara konstruktif. Dan pengembangan pariwisata dapat menyejahterakan masyarakat,” imbuh Ponimin.  

          

« Kembali | Kirim | Versi cetak