RELOKASI PASAR BENDUNGAN Pedagang Berharap Bangunan Sementara Bisa Ditempati Awal Ramadan

Senin, 6 Juni 2016 10:51:59 - Oleh : Humas Setwan

Saat Komisi IV DPRD Kulonprogo meninjau Pembangunan Pasar Sementara Bendungan

Bodronoyo Minta Revisi Perda Pengisian Perangkat Desa

Dewan Minta Pemkab Perbaiki Sitem Pertambangan

Empat Politisi Sementara Menanggalkan Baju Partai

Sekretariat DPRD Kabupaten Madiun Cari Referensi

Jembatan Ambles Dewan Minta Segera Diperbaiki

Pedagang korban kebakaran pasar Bendungan, Wadiyem (60th) berharap pembangunan  relokasi sementara pasar Bendungan cepat selesai dan awal bulan Ramadan sudah dapat ditempati. Semua pedagang harus menempati lokasi pasar sementara, jangan ada pedagang yang masih berjualan di bekas pasar. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan,  jelas Wadiyem.

Harapan itu disampaikan Wadiyem kepada anggota Komisi IV DPRD Kulonprogo saat melakukan kunjungan lapangan ke lokasi tersebut, Jumat (3/6). Kunjungan lapangan dipimpin Ketua Komisi IV Muridna diikuti segenap anggota Komisi IV.

Menurut Wadiyem, sebelum selesainya pembangunan  relokasi pasar, para  pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Bendungan secara alamiah berusah mencari tempat berdagang seadanya. Sehingga pedagang sudah menempati sebelah utara pasar lama dengan membuat tenda seadanya.

Menurut pelaksana pembangunan  Bambang, pembangunan relokasi  Pasar Bendungan  dikerjakan selama 30 hari kalender, dijadwalkan selesai pada tanggal 14 Juni 2016. Pembangunan terdiri dari 21 bangunan los, 7 bangunan kios, 1 bangunan pos satpam dan 5 kamar mandi/wc.

Lokasi yang disediakan Pemkab untuk merelokasi pedagang pasar tradisional Bendungan berada di utara kantor Kecamatan Wates yang lama. “Pembangunan relokasi Pasar Bendungan rencana diserahkan ke Pemkab tanggal 15 Juni 2016,” jelas Bambang .

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo Upiya Al Hasan berharap pembangunan relokasi Pasar Bendungan bisa selesai tepat waktu. Sehingga pedagang dapat menempati dan berjualan dengan nyaman.

 

Politisi PAN tersebut  mendukung langkah Disperindag untuk merelokasi sementara pedagang korban kebakaran, harapannya di bulan puasa sudah dapat ditempati untuk berjualan. Selanjutnya segera dibangun pasar yang permanen.

« Kembali | Kirim | Versi cetak